HeHeiiiii......
sekarang ini jaman moderen ya...., udah semuanya berubah gak jadul lagi, kemoderenan ini bisa diliat dari berjamurnya kpopers kpopers, ada yang lebay*banget*, ada yang kayak saya*gak pernah nonton konser dan gak akan pernah* ada juga yang abal, pokoknya macem macem deh....
Kali ini saya akan ngasi tau istilah2 di dunia pekpopan itu
- Bias = idola
- RP = orang yang bikin akun twitter / facebook / bbm / dll
- Fanchart = teriakan para penonton pas lagi nonton konser
kurang lebih itu yang saya tahu tapi masih banyak lagi
Saya itu kpopers tapi gak pernah nonton konser dan gak akan pernah, kenapa ? karena pertama, nonton konser itu buang2 duit, nyari duit itu gak gampang kan. kedua, gak boleh sama orang tua, karena menurut orang tua saya orang2 yang nonton konser itu suka-suka lupa sholat dll. ketiga, ketika saya lihat..... yang nonton konser itu lebay lebay !.
Saya ini jadi kpopers itu cuman buat denger lagu kalo lagi penet, tapi saya gak lebay, asal anda tahu, saya gak pernah ngeluarin duit seribu sekalipun buat beli barang2 kpop, di hp saya paling tidak gak ada satupun foto kpop, adanya cuman lagu. saya tuh gak abis pikir kenapa orang buang2 uang untuk kpop*doang*. kalo kalian gak percaya saya kpopers liat aja playlist blog ini, atau liat twitter sayaa di @ameelliiaaaa, kalo saya paling kalo nemu foto di twitpic / dijadiin ava paling abis itu di apus lagi. yah pokoknya saya gak lebay yah.....
Ada, saya gak bisa sebutin fandom itu, tapi ada 2 sih, itu fansnya lebay2 banget banget banget banget, saya dulu fandomnya salah satu dari 2 itu, tapi sekarang udah enggak sih, tapi saya masih suka denger lagunya.
Biasanya orang2 KAYA ngeliat kpopers lebih ke sisi norak, karena mereka kebanyakan directioners, noraknya gimana ?, yaiyalah kpop lebih gak berkelas dibanding Western soalnya kpop kebanyakan fansnya itu anak2 SMP SMA gitu2. Tapi dari pada ipop !
Ipop tuh plagiat semua......!!!
Udah mana pada gak nyadar diri lagi artis2nya najong !
Tapi diantara kpop jpop western ipop, semua itu ada sisi baik ada sisi buruknya. kurang lebih ini aja deh, tangan saya kalo ngetik panjang panjang kan pegel juga
PAPAI see U in NEXT POSTING !!!
THIS BLOG IS MINE !!!
yeah........
Sabtu, 13 Oktober 2012
Sabtu, 06 Oktober 2012
TIPS MENGATASI GROGI SAAT UJIAN
Ujian. . 1 kata
penuh makna.. *halah.
bentar lagi kan sekolah kita ada mid semester nih. udah pas siap kah? siap nggak siap harus siap ya.. emang, secara deskirpitif, ujian itu suatu soal yang mesti kita kerjakan. dan soal itu adalah rangkuman dari beberapa hal yang sudah dipelajari.
emang, banyak yang suka grogi pas ujian. dampaknya, pelajaran yang udah kita pelajarin jadi hilang dari otak (lupa). nah, di bahaw ini ada beberapa tips untuk menghilangkan ke'grogi'an pas ujian. sumbernya didapat dari sini yah..
1. Buatlah Rencana Belajar
Diantaranya :
bentar lagi kan sekolah kita ada mid semester nih. udah pas siap kah? siap nggak siap harus siap ya.. emang, secara deskirpitif, ujian itu suatu soal yang mesti kita kerjakan. dan soal itu adalah rangkuman dari beberapa hal yang sudah dipelajari.
emang, banyak yang suka grogi pas ujian. dampaknya, pelajaran yang udah kita pelajarin jadi hilang dari otak (lupa). nah, di bahaw ini ada beberapa tips untuk menghilangkan ke'grogi'an pas ujian. sumbernya didapat dari sini yah..
1. Buatlah Rencana Belajar
Diantaranya :
- Kriteria pelajaran sulit hingga mudah
- Buatlah konsep belajar poin yang dipelajari
- Kumpulkan bahan ujian yang ada
- Buatlah jadwal belajar
- Sesuaikan waktu belajar dengan criteria pelajaran
- Belajarlah dengan perhitungan waktu yang efektif
- Kumpulkan berbagai macam soal
- Disiplinlah terhadap dirimu
2. Tingkatkan Motivasi
Tingkatkan motivasimu, misalnya berdiri di depan cermin (kalo nggak punya cermin, silahkan ngaca di air) dan katakan dengan lantang "AKU AKAN LULUS DENGAN NILAI DIATAS 8" itu akan memotivasi kamu dalam belajar. nah, berhubung KKM di sekolah kita 7,5. paling nggak, kalian kalian harus dapet nilai dan diatas KKM itu. contohnya, 8.
3. Persiapkan diri dengan Belajar
Udah pasti dong, mau ujian pasti sesuatu yang harus dilakukan BELAJAR. belajar nggak perlu semuanya. kamu rangkum aja hal yang kira kira bakalan keluar di ujian itu. bisa juga pake kisi kisi.
4. Perbanyaklah latihan soal
Menghadapi ujian berarti mengerjakan soal.
Karena itu wajib hukumnya berlatih mengerjakan soal ujian. Terutama soal matematika. kata kepala sekolahku kamu gak bakal bisa menjawab soal matematika bila kamu hanya membaca materi dan tidak rajin latihan menjawab soal.
5. Rajin Bertanya
Jangan malu bertanya pada guru, kakak, bapak, ibu atau teman yang lebih pintar dari kamu untuk mengajari materi yang belum kamu pahami. seperti kata pepatah " malu bertanya sesat dijalan". nanyanya jangan pas ujian yah :p
6. Efektifkan Belajar di Sekolah
Waktu belajar di sekolah yang hanya 6 – 7 jam dimanfaatkan. Paling tidak ada orang yang menjelaskan materi yang kamu anggap sulit. Berbeda di rumah, belum tentu orang rumah seperti ayah, ibu atau kakak kamu bisa mengajari materi yang kamu bingungkan. so, don't be shy buat nanya sama keluarga dirumah.
7. Belajar Kelompok
Belajar kelompok membantu menghilangkan grogi saat ujian. Mengingat belajar kelompok kamu dapat bertanya tanpa rasa malu kepada temanmu 1 kelompok. Di kelas mungkin merasa malu dengan teman yang lain. apalagi kalo belajar kelompok sama temen deket.. beh.. mantep tuh..
8. Les Privat
Belajar dengan cara les privat menambah rasa percaya diri kamu saat menghadapi ujian. tapi, kalo punya uag lebih aja yah. jangan sampe orang tua kamu terbebani.
9. Bersikap Proaktif
Proaktif adalah sikap yang beranggapan kita yang menentukan keberhasilan kegagalan hidup ini.
So, “ Believe Your Self “. Jangan berfikir pihak yang membantu saat ujian berlangsung. Ada tidak bantuan, ujian tetap berlangsung menyesal tempatnya di belakang.
10. Rileks jangan Tegang
Hadapilah ujian dengan sikap yang tenang proporsional, rileks jangan tegang.
Tanamkan dalam dirimu ujian merupakan yang harus dihadapi dan dilalui. Sikap tenang memungkinkan kamu menyusun rencana, menentukan strategi menjalaninya.
Sebelum mengerjakan soal ujian, kamu menenangkan diri kamu. Atur nafas kamu! Mengatur nafas bertujuan menghilangkan ketegangan yang kamu rasakan.
11. Hadapi dengan Keyakinan
Kalo kamu sudah belajar, jangan takut menghadapi soal ujian yang diberikan. Kamu harus percaya kamu bias mengerjakannya. Mengutip kata yang diucapkan Presiden AS Barack Obama, “ You can do it “
12. Kosentrasi
Menghadapi ujian, konsentrasi sanangat diperlukan. fokuslah dengan soal-soal dan jangan memikirkan yang lain dulu misalnya mikirin pacar. masa depan lebih penting kan?
13. Mohon doa restu Orang tua dan Guru
Mencapai kesuksesan yang maksimal tidaklah berhasil tanpa dorongan doa orang terdekat kamu, orang tua, guru dan keluarga dekatmu. Mereka ibarat tanah tempat kamu berpijak meraih kebahagiaan. Karena itu jangan lupa memohon doa mereka
14.belajar dengan santai tapi serius
cara belajar gini lah yang paling efektif. contohnya, bisa aja kamu belajar sambil dengar musik. itu bisa lebih bikin santai pikiran kamu
15. Berdoa
selain belajar, hal yang perlu dilakukan adalah berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa. mohon perlindungan dari beliau, semoga diberi kesehatan, ketenangan,kemudahan dan semoga sukses saat menghadapi ujian. jangan cuman berdoa semoga lulus tapi gak pernah belajar !. ibarat katanya, 'manusia berusaha, tuhan yang menetukan'
nah, gimana beberapa tips tadi? semoga bisa bermanfaat yah.. dan jangan lupa berdoa untuk nilai yang baik buat kita semua. cheers! :)
@MaDingGalasta on Twitter
Majalah Dinding Galasta on Facebook
(Cr : http://madinggalasta.blogspot.com )
Sabtu, 29 September 2012
A.
SIKAP TAWAKAL
Tawakal Kepada Allah.Tawakal (bahasa Arab: توكُل) atau tawakkul berarti mewakilkan atau menyerahkan. Dalam agama Islam, tawakal berarti berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil suatu pekerjaan, atau menanti akibat dari suatu keadaan.
Tawakal adalah kedudukan yang mulia lagi besar pengaruhnya.Bahkan tawakal termasuk kewajiban iman yang paling besar, amal yang paling utama, ibadah yang mendekatkan diri pelakunya kepada Tuhan Yang Maha Pemurah,dan kedudukan paling tinggi dalam mengesakan Allah SWT.Sesungguhnya semua urusan tidak dapat diraih,kecuali dengan rasa tawakal kepada Allah dan memohon pertolonganNya.
Tawakal adalah benarnya penyandaran hati kepada Allah.Ini adalah puncak perwujudan tauhid dan akumulasi keimanan.Tingkat perwujudan yang tertinggi adalah dengan mewujudkan sikap tawakal dengan jujur.Tawakal adalah akumulasi keimanan.Tetapi mengupayakan sebab-sebab, tidak menodai tawakal, tidak juga bertentangan dengannya, bahkan tindakan ini adalah bagian dari tawakal itu sendiri
Sikap tawakal mempunyai
kedudukan yang agung di sisi Allah.Silahkan anda membayangkan,Allah
masih memerintah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ,penghulu
orang-orang yang bertawakal untuk menerapkan sikap ini.
"Dan bertawakalah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya...
( QS. Al-Furqan (25) : 58 ).
Dia juga berfirman : "Sebab itu bertawakallah kepada Allah,sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata".
( QS. An-Naml (27) : 79 ).
" Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal,jika kamu benar-benar orang yang beriman ".
( QS. Al-Maaidah (5) : 23 ).
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda dalam satu sabdanya :
" Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal,niscaya Allah akan mengaruniakan rezeki kepadamu sebagaimana Dia mengaruniakan rezeki kepada burung, ia keluar dari sarangnya pada pagi hari dalam keadaan perut kosong dan kembali pada sore harinya dalam keadaan kenyang "( HR. Ahmad ).Burung tersebut berangkat pada pagi hari dengan perut lapar, tetapi sore harinya ia pulang dengan perut penuh berisi makanan.Allah telah mengaruniakan rezeki kepadanya, telah mengisi perutnya dengan rezeki.Tidak ada satupun makhluk melata di muka bumi ini, kecuali Allah-lah yang menanggung rezekinya.
Barangsiapa yang ber-tawakal kepada Allah, Allah akan mencukupkan segala kebutuhannya.Barangsiapa yang berpegang teguh dengan agama Allah, niscaya Allah akan menyelamatkannya.Barangsiapa yang menyerahkan segala urusannya kepada Allah, niscaya Allah akan memberinya petunjuk.
Seorang muslim memandang tawakal kepada Allah dalam semua pekerjaannya bukan sebagai kewajiban semata, melainkan juga fardhu agama yang tidak hanya berkaitan dengan urusan agama,tetapi juga urusan duniawi termasuk di dalamnya.Dengan kata lain, tawakal tidak hanya berkaitan dengan urusan duniawi dan mencari rezeki semata, tetapi diharuskan pilu dalam masalah beribadah kepada Allah SWT.
Hendaklah kita selalu merasa yakin, wujudkanlah sikap tawakal kepada Allah, ketahuilah bahwa pemberi rezeki itu hanyalah Allah.Oleh karena itu, janganlah kita memohon sesuatu yang ada di sisi Allah dengan disertai maksiat kepadaNya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Sesungguhnya Ruhul Kudus ( Jibril ) membisikkan ke dalam jiwaku bahwa jiwa tidak akan mati hingga telah sempurna semua rezekinya dan telah tiba ajalnya.Oleh karena itu ,bertakwalah kalian semua kepada Allah, dan baguskanlah dalam mencari rezeki.Jangan sampai terlambatnya rezeki menyebabkan kalian memohon apa yang ada di sisiNya dengan tindakan maksiat.Karena segala apa yang dimiliki Allah tidak bisa diperoleh kecuali dengan ketaatan kepadaNya."
( HR. Al-Bazzar ). Al-Albani menganggapnya sebagai hadis shahih di dalam Shahihut Targhib wat Tarhib.
Janganlah kita meninggalkan shalat, dengan dalih sedang bekerja, dan beralasan bahwa bekerja juga ibadah.Ibadah apa? Jangan kita katakan, kita pergi ke luar negeri hanya untuk memenuhi rezeki anak-anak kita.Kemudian, jika kita menemukan pekerjaan haram atau harta yang haram jiwa kita berhasrat menguasainya.Tidak...! Sesungguhnya yang memberi rezeki hanyalah Allah.Janganlah kita mengabaikan kewajiban Allah ataupun hakNya.
Hendaklah kita mengetahui bahwa yang memberi rezeki kepada anjing dan orang-orang kafir adalah Dia Yang Maha Perkasa dan Maha Pengampun.Apakah Dia memberi rezeki kepada anjing dan orang kafir, tetapi Dia mengabaikan orang yang mentauhidkanNya ?
a. Pengertian tawakal
Secara bahasa à tawakal / tawakul berasal dari kata kerja توكل (tawakala) = bersandar / berserah diri / mewakilkan. Sedangkan menurut Imam Al Ghazali, tawakal adalah ”menyandarkan diri kepada Allah SWT dalam menghadapi setiap kepentingan, bersandar kepada Nya dalam waktu kesukaran, teguh hati ketika ditimpa bencana, dengan jiwa yang tenang dan hati yang tentram.” Firman Allah dalam QS Ibrahim : 11
Rasul-rasul mereka Berkata kepada mereka: "Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. dan Hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal.
b. Bentuk-bentuk tawakal
1.
Seseorang meninggalkan unta tanpa mengikatnya terlebih dahulu.
Kemudian ia berkata ”Aku telah bertawakal kepada Allah.” Lalu
Rosululloh SAW bersabda: ”Ikatlah terlebih dahulu (untamu), setelah
itu maka bertawakallah”. Sebagaimana hadits: ”Tidaklah termasuk
perbuatan tawakal orang yang sengaja menghanguskan dirinya dengan
besi panas atau menjatuhkan dirinya dari tempat tinggi.” (HR:
Ahmad)
2.
Menyerahkan sepenuhnya kepada Allah dengan usaha semaksimal mungkin.
c.
Dampak positif tawakal
1.
Perwujudan dari keimanan dan kepasrahan kepada Allah SWT.
2.
Mendukung usaha perdamaian antar sesama manusia.
3.
Menguatkan jiwa dalam menghadapi permasalahan hidup.
4.
Mendatangkan ketenangan jiwa.
5.
Menumbuhkan kesadaran bahwa sesuatu kembali kepada Allah.
6.
Mendatangkan kepuasan batin.
d.
Membiasakan diri berlaku tawakal
Berusaha
sabar ketika sudah berusaha dengan sekuat tenaga, tetapi masih juga
mengalami kegagalan
B.SIKAP
ZUHUD
Dari Sahl bin Sa’ad
As Sa’idi, ia berkata ada seseorang yang mendatangi Nabi
shallallahu
‘alaihi wa sallamlantas
berkata, “Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku suatu amalan
yang apabila aku melakukannya, maka Allah akan mencintaiku dan
begitu pula manusia.” Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam
bersabda, “Zuhudlah
pada dunia, Allah akan mencintaimu. Zuhudlah pada apa yang ada di
sisi manusia, manusia pun akan mencintaimu.”
(HR. Ibnu Majah dan selainnya. An Nawawi mengatakan bahwa
dikeluarkan dengan sanad yang hasan)
Dalam hadits di atas terdapat dua nasehat, yaitu untuk zuhud pada dunia, ini akan membuahkan kecintaan Allah, dan zuhud pada apa yang ada di sisi manusia, ini akan mendatangkan kecintaan manusia.
Masalah zuhud telah disebutkan dalam beberapa ayat dan hadits. Di antara ayat yang menyebutkan masalah zuhud adalah firman Allah Ta’ala tentang orang mukmin di kalangan keluarga Fir’aun yang mengatakan,
Dalam hadits di atas terdapat dua nasehat, yaitu untuk zuhud pada dunia, ini akan membuahkan kecintaan Allah, dan zuhud pada apa yang ada di sisi manusia, ini akan mendatangkan kecintaan manusia.
Masalah zuhud telah disebutkan dalam beberapa ayat dan hadits. Di antara ayat yang menyebutkan masalah zuhud adalah firman Allah Ta’ala tentang orang mukmin di kalangan keluarga Fir’aun yang mengatakan,
“Orang yang
beriman itu berkata: “Hai kaumku, ikutilah aku, aku akan
menunjukkan kepadamu jalan yang benar. Hai kaumku, sesungguhnya
kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan
sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.”
(QS. Ghafir: 38-39)
Dalam ayat lainnya, Allah Ta’ala berfirman,
“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al A’laa: 16-17)
Mustaurid berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Demi Allah, tidaklah dunia dibanding akhirat melainkan seperti jari salah seorang dari kalian yang dicelup -Yahya berisyarat dengan jari telunjuk- di lautan, maka perhatikanlah apa yang dibawa.” (HR. Muslim no. 2858)
Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan, “Dunia seperti air yang tersisa di jari ketika jari tersebut dicelup di lautan sedangkan akhirat adalah air yang masih tersisa di lautan.”[2] Bayangkanlah, perbandingan yang amat jauh antara kenikmatan dunia dan akhirat!
Dari Sahl bin Sa’ad, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Seandainya harga dunia itu di sisi Allah sebanding dengan sayap nyamuk tentu Allah tidak mau memberi orang orang kafir walaupun hanya seteguk air.” (HR. Tirmidzi no. 2320. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dalam ayat lainnya, Allah Ta’ala berfirman,
“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al A’laa: 16-17)
Mustaurid berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Demi Allah, tidaklah dunia dibanding akhirat melainkan seperti jari salah seorang dari kalian yang dicelup -Yahya berisyarat dengan jari telunjuk- di lautan, maka perhatikanlah apa yang dibawa.” (HR. Muslim no. 2858)
Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan, “Dunia seperti air yang tersisa di jari ketika jari tersebut dicelup di lautan sedangkan akhirat adalah air yang masih tersisa di lautan.”[2] Bayangkanlah, perbandingan yang amat jauh antara kenikmatan dunia dan akhirat!
Dari Sahl bin Sa’ad, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Seandainya harga dunia itu di sisi Allah sebanding dengan sayap nyamuk tentu Allah tidak mau memberi orang orang kafir walaupun hanya seteguk air.” (HR. Tirmidzi no. 2320. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Yang dimaksud dengan zuhud pada sesuatu –sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Rajab Al Hambali- adalah berpaling darinya dengan sedikit dalam memilikinya, menghinakan diri darinya serta membebaskan diri darinya.[3]Adapun mengenai zuhud terhadap dunia para ulama menyampaikan beberapa pengertian, di antaranya disampaikan oleh sahabat Abu Dzar.
Abu Dzar mengatakan,
“Zuhud terhadap dunia bukan berarti mengharamkan yang halal dan bukan juga menyia-nyiakan harta. Akan tetapi zuhud terhadap dunia adalah engkau begitu yakin terhadapp apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada di tanganmu. Zuhud juga berarti ketika engkau tertimpa musibah, engkau lebih mengharap pahala dari musibah tersebut daripada kembalinya dunia itu lagi padamu.”[4]
Yunus bin Maysaroh menambahkan pengertian zuhud yang disampaikan oleh Abu Dzar. Beliau menambahkan bahwa yang termasuk zuhud adalah, “Samanya pujian dan celaan ketika berada di atas kebenaran.”[5]
Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, “Zuhud terhadap dunia dalam riwayat di atas ditafsirkan dengan tiga hal, yang kesemuanya adalah amalan batin (amalan hati), bukan amalan lahiriyah (jawarih/anggota badan). Abu Sulaiman menyatakan, “Janganlah engkau mempersaksikan seorang pun dengan zuhud, karena zuhud sebenarnya adalah amalan hati.“[6]
Cobalah kita perhatikan penjelasan dari Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah terhadap tiga unsur dari pengertian zuhud yang telah disebutkan di atas.
Pertama: Zuhud adalah yakin bahwa apa yang ada di sisi Allah itu lebih diharap-harap dari apa yang ada di sisinya. Ini tentu saja dibangun di atas rasa yakin yang kokoh pada Allah. Oleh karena itu, Al Hasan Al Bashri menyatakan, “Yang menunjukkan lemahnya keyakinanmu, apa yang ada di sisimu (berupa harta dan lainnya –pen) lebih engkau harap dari apa yang ada di sisi Allah.”
Abu Hazim –seorang yang dikenal begitu zuhud- ditanya, “Apa saja hartamu?” Ia pun berkata, “Aku memiliki dua harta berharga yang membuatku tidak khawatir miskin: [1] rasa yakin pada Allah dan [2] tidak mengharap-harap apa yang ada di sisi manusia.”
Lanjut lagi, ada yang bertanya pada Abu Hazim, “Tidakkah engkau takut miskin?” Ia memberikan jawaban yang begitu mempesona, “Bagaimana aku takut miskin sedangkan Allah sebagai penolongku adalah pemilik segala apa yang ada di langit dan di bumi, bahkan apa yang ada di bawah gundukan tanah?!”
Al Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan, “Hakikat zuhud adalah ridho pada Allah ‘azza wa jalla.” Ia pun berkata, “Sifat qona’ah, itulah zuhud. Itulah jiwa yang “ghoni”, yaitu selalu merasa cukup.”
Intinya, pengertian zuhud yang pertama adalah begitu yakin kepada Allah.
Kedua: Di antara bentuk zuhud adalah jika seorang hamba ditimpa musibah dalam hal dunia berupa hilangnya harta, anak atau selainnya, maka ia lebih mengharap pahala dari musibah tersebut daripada dunia tadi tetap ada. Ini tentu saja dibangun di atas rasa yakin yang sempurna.
Siapakah yang rela hartanya hilang, lalu ia lebih harap pahala?! Yang diharap ketika harta itu hilang adalah bagaimana bisa harta tersebut itu kembali, itulah yang dialami sebagian manusia. Namun Abu Dzar mengistilahkan zuhud dengan rasa yakin yang kokoh. Orang yang zuhud lebih berharap pahala dari musibah dunianya daripada mengharap dunia tadi tetap ada. Sungguh ini tentu saja dibangun atas dasar iman yang mantap.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini telah mengajarkan do’a yang sangat bagus kandungannya, yaitu berisi permintaan rasa yakin agar begitu ringan menghadapi musibah. Do’a tersebut adalah,
“Allaahummaqsim lanaa min khosy-yatika maa yahuulu bihii bainanaa wa baina ma’aashiika, wa min thoo’atika maa tuballighunaa bihi jannatak, wa minal yaqiini maa tuhawwinu bihi ‘alainaa mushiibaatid dunyaa” (Ya Allah, curahkanlah kepada kepada kami rasa takut kepadaMu yang menghalangi kami dari bermaksiat kepadaMu, dan ketaatan kepadaMu yang mengantarkan kami kepada SurgaMu, dan curahkanlah rasa yakin yang dapat meringankan berbagai musibah di dunia) (HR. Tirmidzi no. 3502. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Inilah di antara tanda zuhud, ia tidak begitu berharap dunia tetap ada ketika ia tertimpa musibah. Namun yang ia harap adalah pahala di sisi Allah.
‘Ali bin Abi Tholib pernah mengatakan, “Siapa yang zuhud terhadap dunia, maka ia akan semakin ringan menghadapi musibah.” Tentu saja yang dimaksud zuhud di sini adalah tidak mengharap dunia itu tetap ada ketika musibah dunia itu datang. Sekali lagi, sikap semacam ini tentu saja dimiliki oleh orang yang begitu yakin akan janji Allah di balik musibah.
Ketiga: Zuhud adalah keadaan seseorang ketika dipuji atau pun dicela dalam kebenaran itu sama saja. Inilah tanda seseorang begitu zuhud pada dunia, menganggap dunia hanya suatu yang rendahan saja, ia pun sedikit berharap dengan keistimewaan dunia. Sedangkan seseorang yang menganggap dunia begitu luar biasa, ia begitu mencari pujian dan benci pada celaan. Orang yang kondisinya sama ketika dipuji dan dicela dalam kebenaran, ini menunjukkan bahwa hatinya tidak mengistimewakan satu pun makhluk. Yang ia cinta adalah kebenaran dan yang ia cari adalah ridho Ar Rahman.
Orang yang zuhud selalu mengharap ridho Ar Rahman bukan mengharap-harap pujian manusia. Sebagaimana kata Ibnu Mas’ud, “Rasa yakin adalah seseorang tidak mencari ridho manusia, lalu mendatangkan murka Allah. Allah sungguh memuji orang yang berjuang di jalan Allah. Mereka sama sekali tidaklah takut pada celaan manusia.”
Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Orang yang zuhud adalah yang melihat orang lain, lantas ia katakan, “Orang tersebut lebih baik dariku”. Ini menunjukkan bahwa hakekat zuhud adalah ia tidak menganggap dirinya lebih dari yang lain. Hal ini termasuk dalam pengertian zuhud yang ketiga.
Pengertian zuhud yang biasa dipaparkan oleh ulama salaf kembali kepada tiga pengertian di atas. Di antaranya, Wahib bin Al Warod mengatakan, “Zuhud terhadap dunia adalah seseorang tidak berputus asa terhadap sesuatu yang luput darinya dan tidak begitu berbangga dengan nikmat yang ia peroleh.” Pengertian ini kembali pada pengertian zuhud yang kedua. [7]
Jika kita lihat pengertian zuhud yang lebih bagus dan mencakup setiap pengertian zuhud yang disampaikan oleh para ulama, maka pengertian yang sangat bagus adalah yang disampaikan oleh Abu Sulaiman Ad Daroni. Beliau mengatakan, “Para ulama berselisih paham tentang makna zuhud di Irak. Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa zuhud adalah enggan bergaul dengan manusia. Ada pula yang mengatakan, “Zuhud adalah meninggalkan berbagai macam syahwat.” Ada pula yang memberikan pengertian, “Zuhud adalah meninggalkan rasa kenyang” Namun definisi-definisi ini saling mendekati. Aku sendiri berpendapat,
“Zuhud adalah meninggalkan berbagai hal yang dapat melalaikan dari mengingat Allah.”[8]
Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Definisi zuhud dari Abu Sulaiman ini amatlah bagus. Definisi telah mencakup seluruh definisi, pembagian dan macam-macam zuhud.”[9]
Jika bisnis yang dijalani malah lebih menyibukkan pada dunia sehingga lalai dari kewajiban shalat, maka sikap zuhud adalah meninggalkannya. Begitu pula jika permainan yang menghibur diri begitu berlebihan dan malah melalaikan dari Allah, maka sikap zuhud adalah meninggalkannya. Demikian pengertian zuhud yang amat luas cakupan maknanya.
Ada sebuah perkataan dari ‘Ali bin Abi Tholib namun dengan sanad yang dikritisi. ‘Ali pernah mendengar seseorang mencela-cela dunia, lantas beliau mengatakan, “Dunia adalah negeri yang baik bagi orang-orang yang memanfaatkannya dengan baik. Dunia pun negeri keselamatan bagi orang yang memahaminya. Dunia juga adalah negeri ghoni (yang berkecukupan) bagi orang yang menjadikan dunia sebagai bekal akhirat. …”[10]
Oleh karena itu, Ibnu Rajab mengatakan, “Dunia itu tidak tercela secara mutlak, inilah yang dimaksudkan oleh Amirul Mukminin –‘Ali bin Abi Tholib-. Dunia bisa jadi terpuji bagi siapa saja yang menjadikan dunia sebagai bekal untuk beramal sholih.”
Ingatlah baik-baik maksud dunia itu tercela agar kita tidak salah memahami! Dunia itu jadi tercela jika dunia tersebut tidak ditujukan untuk mencari ridho Allah dan beramal sholih
Sabtu, 02 Juni 2012
PISAH ???? NONONONONO
di penghujung tengah malam ini, akupun menulis entri ini hmmmmm......................
mau ke kelas yang lebih tinggi, tapi sedih ninggalin kelas yg sebelumna., soalnya hari senin bakalan UAS....
masa ia kita pisah, nanti sekelas sama siapa ?, hooooo, godgodgod !!!! maunya sih naek, satu kelas gitu rombongan masuk dikelas yg sama, tapi ini beda, bakalan ada yg pindah ~ pindah, gamau pisah dari kalian, walaupun masih satu sekolah, dan walaupun ada yg kurang deket sama aku sendiri tapi gamau pisah, masih mau kayak kemarennya. maunya masih bareng2 belajar nyanyi lagu SUJU bareng...
indah banget hidup di 7H, mau lagi sekela bareng2 dengan kehangatan pas main kotak pos bareng, kehangatan ngeledekin orang....., kehangatan ngebohongin dan ngerjain orang, pada saat ada suatu hari yang spesial pasti semua iu nyatu, walaupun dikelas ada beberapa geng/kelompok, tapi semua jadi satu di 7h
KEEP LONGLAST OUR FRIENDSHIP.......
LOVE YOU 7H, I'LL MISS YOU.................
mau ke kelas yang lebih tinggi, tapi sedih ninggalin kelas yg sebelumna., soalnya hari senin bakalan UAS....
masa ia kita pisah, nanti sekelas sama siapa ?, hooooo, godgodgod !!!! maunya sih naek, satu kelas gitu rombongan masuk dikelas yg sama, tapi ini beda, bakalan ada yg pindah ~ pindah, gamau pisah dari kalian, walaupun masih satu sekolah, dan walaupun ada yg kurang deket sama aku sendiri tapi gamau pisah, masih mau kayak kemarennya. maunya masih bareng2 belajar nyanyi lagu SUJU bareng...
indah banget hidup di 7H, mau lagi sekela bareng2 dengan kehangatan pas main kotak pos bareng, kehangatan ngeledekin orang....., kehangatan ngebohongin dan ngerjain orang, pada saat ada suatu hari yang spesial pasti semua iu nyatu, walaupun dikelas ada beberapa geng/kelompok, tapi semua jadi satu di 7h
KEEP LONGLAST OUR FRIENDSHIP.......
LOVE YOU 7H, I'LL MISS YOU.................
Sabtu, 05 Mei 2012
PENDAPAT ORANG TENTANG ANAK TUNGGAL
Brhubung saya anak tunggal, danpas banget lagi ngeliat MSN ternyata ada artikel ini, langsung aja deh saya copy.
Pendapat orang tentang anak tunggal adalah sebagai beikut :
TANPA kehadiran kakak atau adik, anak tunggal seringkali dianggap merasa kesepian.
Tak ada saudara untuk menemani bermain atau sekedar berbagi cerita. Begitu pula dengan saling bertukar pakaian dan mainan seperti anak-anak lainnya.
Benarkah kehidupan anak tunggal begitu membosankan? Tak hanya kesepian, konon anak tunggal pun manja.
Apa saja pendapat orang seputar anak tunggal yang banyak berkembang di masyarakat?, Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Manja, Tak ada adik dan kakak, anak tunggal mendapat kasih sayang yang lebih besar dari kedua orang tuanya hingga terkesan manja. Benarkah? Manja atau tidaknya bergantung kepada sikap orang tua dalam membesarkan sang buah hati. Jika orang tua kerap memanjakan anak dengan materi atau meluangkan seluruh waktu untuk mengikuti kemauan anak tanpa sempat melakukan hal lain yang tak kalah penting, akan membuat anak menjadi manja dan tidak mandiri.
2. Kesepian, Inilah stigma yang paling banyak melekat di diri anak tunggal. Tak ada saudara sebagai teman bermain atau sekedar menemani di waktu luang. Pendapat ini seringkali tidak terbukti, karena tak sedikit pula anak tunggal yang supel, sehingga memiliki banyak teman di luar rumah.
3. Penuntut, Tidak jauh berbeda dari poin pertama, konon anak tunggal pun kerap menuntut banyak hal dari kedua orang tuanya. Tanpa saudara kandung, si kecil merasa perhatian orang tua hanya tertuju padanya. Dengan sifat seperti ini, anak menjadi cuek dan tidak peduli akan hal-hal lain yang sebenarnya tidak kalah penting dari sekedar memenuhi keinginannya.
4. Bossy, Bossy? Masa, sih? Tak jarang ada anak tunggal yang senang mengatur segala sesuatu yang dilakukan orang lain. Ini disebabkan karena anak merasa orang tua hanya memusatkan perhatian padanya saja, sehingga anak bebas melakukan apa saja agar keinginannya terpenuhi. Tapi tidak semua anak tunggal bossy, lho. Tergantung bagaimana orang tua mengarahkan dan mendidik anak. Walau terdengar negatif, sifat bossy bisa menjadi sifat positif jika dikembangkan dengan baik sehingga menghasilkan sifat seorang leader.
Pendapat orang tentang anak tunggal adalah sebagai beikut :
TANPA kehadiran kakak atau adik, anak tunggal seringkali dianggap merasa kesepian.
Tak ada saudara untuk menemani bermain atau sekedar berbagi cerita. Begitu pula dengan saling bertukar pakaian dan mainan seperti anak-anak lainnya.
Benarkah kehidupan anak tunggal begitu membosankan? Tak hanya kesepian, konon anak tunggal pun manja.
Apa saja pendapat orang seputar anak tunggal yang banyak berkembang di masyarakat?, Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Manja, Tak ada adik dan kakak, anak tunggal mendapat kasih sayang yang lebih besar dari kedua orang tuanya hingga terkesan manja. Benarkah? Manja atau tidaknya bergantung kepada sikap orang tua dalam membesarkan sang buah hati. Jika orang tua kerap memanjakan anak dengan materi atau meluangkan seluruh waktu untuk mengikuti kemauan anak tanpa sempat melakukan hal lain yang tak kalah penting, akan membuat anak menjadi manja dan tidak mandiri.
2. Kesepian, Inilah stigma yang paling banyak melekat di diri anak tunggal. Tak ada saudara sebagai teman bermain atau sekedar menemani di waktu luang. Pendapat ini seringkali tidak terbukti, karena tak sedikit pula anak tunggal yang supel, sehingga memiliki banyak teman di luar rumah.
3. Penuntut, Tidak jauh berbeda dari poin pertama, konon anak tunggal pun kerap menuntut banyak hal dari kedua orang tuanya. Tanpa saudara kandung, si kecil merasa perhatian orang tua hanya tertuju padanya. Dengan sifat seperti ini, anak menjadi cuek dan tidak peduli akan hal-hal lain yang sebenarnya tidak kalah penting dari sekedar memenuhi keinginannya.
4. Bossy, Bossy? Masa, sih? Tak jarang ada anak tunggal yang senang mengatur segala sesuatu yang dilakukan orang lain. Ini disebabkan karena anak merasa orang tua hanya memusatkan perhatian padanya saja, sehingga anak bebas melakukan apa saja agar keinginannya terpenuhi. Tapi tidak semua anak tunggal bossy, lho. Tergantung bagaimana orang tua mengarahkan dan mendidik anak. Walau terdengar negatif, sifat bossy bisa menjadi sifat positif jika dikembangkan dengan baik sehingga menghasilkan sifat seorang leader.
Sabtu, 28 April 2012
Tumblr VS BlogSpot
Saya nulis di blog nih, bukan di tumblr. Sebenernya sekarang ada pesaing Blogger yg paling dominan, sekarang kebanyakan ABG SMP-SMA itu kebanyakan bukannya pake blogspot tapi pake Tumblr, yap Tumblr adalah mungkin bisa dibilang "pesaing" blogspot No.1 di indonesia, kenapa ?, temen2 saya sih kalo pada ditanyain jawabnya gini "bikin tumblr lebih gampang, daripada blog kan sekarang udah ada pembaharuan", tapi menurut saya, enakan sih pake blog yah, soalnya ngepostnya itu dalam bentuk tulisan, kalo tumblr itu biasanya gambar, nah terus kalo blog itu bikin colour themesnya itu sendiri, kalo di tumblr kita cuma use, tapi itu pendapat saya aja loch, mungkin sebenernya nit tumblr memudahkan, tapi voting ini saya rasa cuma di indonesia aja kok, di negara lain mungkin saya gak tau yg lagi ngetrend apa, tapi biasanya yg pake tumblr itu anak GAOLL gituh, kalo anak kutu buku / anak yg suka nulis kayak saya sih lebih seneng pake blogspot / wordpress. Lets check my tumblr At http://letsbeat-themusic.tumblr.com
Kamis, 05 April 2012
tugas lageeeee.... kali ini Budi Pekerti
2.
FAKTOR PENDUKUNG PEMBELAJARAN
A.Motivasi
yang kuat untuk maju dan berhasil
Motivasi
yang kuat juga merupakan salah satu faktor pendukung pembelajaran,
karena jika kita mempunyai motifasi yang tinggi, semua pekerjaan kita
akan terasa ringan dan kita akan semangat dalam menghadapi pelajaran.
Jika kita tidak mempunyai motivasi yang tinggi, kita akan menghadapi
kesulitan dalam belajar
B.Fisik
yang prima
Fisik
yang prima merupakan salah satu faktor pendukung pembelajaran yang
penting, karena jika fisik kita tidak prima, masa kita tidak akan
bisa bekonsentrasi dengan pelajaran yang kita dapat, dan akan
menghabiskan enrgi dan membuang stamina kita. Oleh karena itu, kita
harus menjaga stamina kita dengan tidak mengkonsumsi rokok, narkoba,
dan minuman keras sebagai syarat utama untuk memulai hidup sehat
C.Konsentrasi
yang penuh
Konsentrasi
yang penuh juga merupakan suatu faktor yang penting dalam
pembelajaran karena, dengan berkonsentrasi kita akan fokus dengan
materi yang kita dapatkan. Belajar juga perlu untuk menjauhi semua
gangguan yang ada yang akan membuat konsentrasi kita buyar.
D.Memanfaatkan
fasilitas yang ada
Fasilitas yang telah
sekolah atau orang tua yang telah diberikan kepada kita harus
dimanfaatkan dengan baik, karena fasilitas akan membantu kita dalam
pembelajaran. Ada banyak fasilitas yang ada di rumah atau di sekolah
kita, jika jeli melihatnya maka manfaatkan dengan baik.
- Contoh fasilitas di sekolah adalah, perpustakaan, laboratorium, lapangan, taman, alat seni dan olahraga, komputer dan peralatan ekstrakulikuler lainnya
- Contoh fasilitas di rumah adalah, komputer, majalah, koran, televisi, dan kamar. Bahkan peralatan rumah tangga bisa kita jadikan sebagai bahahn untuk percobaan
- Contoh fasilitas di lingkungan adalah, lapangan, taman, tempat ibadah, gedung-gedung peninggalan sejarah, sawah, dan gunung pun juga bisa untuk dijadikan sarana belajar gratis
E.Menyiapkan
rencana strategi belajar secara matang
Setiap
orang mempunyai keterbatasan, karakter yang berbeda, latar belakang
yang berbeda. Karena mempunyai kekurangan, kita perlu menyiapkan
strategi belajar secara matangv. Oleh karena itu kita harus mempunyai
kreativitas untuk mienyiapkan strategi belajar, memang membayar biaya
untuk melakukan kursus harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak,
jadi kita haris kreatif untuk menghemat biaya seperti contohnya
mengadakan belajar kelompok, atau belajar di luar ruangan agar
belajar menjadi menyenangkan.
Langganan:
Postingan (Atom)